Ini di tanggal 03 Januari 2026.
Banyak hal yang ingin kutulis..hmm..aku harus dari mana ya?
Alhamdulillah aku sudah menikah dan juga sudah punyak anak satu, ganteng, Masyaa Allah.
Saat ini aku merasa gelisah karena suamiku selama seminggu berturut-turut lembur. Pergi shubuh dan pulang malam.
Itu seperti nostalgia. Setiap akhir tahun ataupun lebaran idul Fitri, dia akan panen lembur. Baginya lebih baik lembur dapat tambahan uang daripada izin. Mumpung lebaran mungkin rekan kerjanya banyak yang minta izin. Kesempatan cuan.
Namun, di sudut hatiku merasa kosong. Hampa.
"Baguslah، banyak uang (lembur)." Kata mereka, keluargaku.
Benar memang jadinya ada uang tambahan dan aku bersyukur akan hal itu, tapi ada yang kosong, hilang. Bahkan aku jarang sekali dihubungi kalau suami kerja. Bahkan tadipun ketika aku melihat dia sepertinya 'online' aku pun menelponnya, diangkat sih, tapi dia bilang ,"nanti aja telponnya, lagi kerja--' aku tanpa basa basi lagi langsung tutup telpon.
.
Dulu 2 tahun lalu, saat lebaran idul Fitri, saat itu aku tengah hamil muda, di tahun itu bulan puasa lebih menantang aku jalani, mabuk parah. Saat lebaran suamiku panen lemburan. Aku berusaha tegar, tersenyum, sampai pada beberapa hari itu berlalu dan banyaknya basi basai tamu yang bertanya, "mana suami kamu?"
"Kerja."
"Gak libur?"
Aku menggeleng senyum.
Dan sore lepas ashar aku sudah tidak tahan lagi (waktu itu) aku menangis, dadaku sesak, di hari lebaran, moment bersama keluarga aku masih merasa sendiri (padahal sudah menikah), aku tetap jaga rumah, tidak pergi karena suami kerja.
Aku ambil hp dan kutulis sebuah status di story WA, aku lupa tepatnya isinya seperti apa, lebih kurang ditulis begini :
Tak apa semua akan berlalu cepat, pagi akan segera ketemu malam.
>>> Maksudnya, aku dan suami hanya bertemu saat malam hari pasca dia pulang kerja, lalu shubuhnya pergi lagi beliau. Maka untuk menghibur hati, aku tulis subuh dan malam itu dekat. Biar kita cepat-cepat bertemu.
Tak lama story itu dibuat, suami menelpon, dengan suara terburu-buru.
"Sayang, besok Abang masuk jam 8 dan pulang sore, nanti abis itu kita jalan-jalan ya...kasian istri Abang gak ada jalan-jalan sama suami."
Aku kaget, kenapa bisa?
"Iya Abang, liat status istri Abang."
Ternyata pesannya sampai.
Bersambung...





